Sukur Nababan

Ir. Sukur Nababan Top Leader Nasional Melia Sehat Sejahtera

Ir. Sukur NababanBagi anda pemantau politik ataupun pebisnis, mungkin anda mengenal sosok yang satu ini, Bapak Ir. Sukur Nababan. Anggota DPRI-RI periode 2009-2014 yang merupakan motivator, dan Top Leader Nasional bisnis Melia Sehat Sejahtera.

Nama Ir. Sukur Nababan tiba-tiba mencuat dalam kehidupan politik Kota Bekasi pascapilkada. Namun, sangat sedikit orang yang tahu siapa Sukur Nababan sebenarnya. Ia hanya dikenal sebagai Manajer Persipasi Kota Bekasi. Padahal, dialah salah seorang tokoh kunci di balik kemenangan Mochtar Mohamad-Rahmat Efendi. Sukur Nababan adalah konseptor Konser Tapal Batas yang sempat menghebohkan kota gabus itu.

Sukur Nababan adalah profil yang rendah hati, selalu merunduk, dan tidak mau membuka diri kepada publik. Setiap kali ditanya apa pekerjaannya, ia hanya menjawab, main dan jalan-jalan. Itu juga yang membuat Mochtar Mohamad sempat bingung ketika berkenalan dengan Sukur, pertengahan November 2007.

“Pekerjaan saya adalah memberi semangat untuk sukses kepada orang lain,” kata Sukur sambil tersenyum. Sukses, sebuah kata sederhana, namun didambakan semua orang agar terwujud dalam kehidupan nyata. Banyak orang bersyukur bila berhadapan dengan Sukur. Ia adalah motivator ulung, tak pernah mematahkan harapan orang lain.

“Setiap orang dilahirkan untuk sukses, masalahnya adalah seberapa siap Anda untuk menjadi orang sukses,” katanya. Ia selalu mengatakan itu dengan dengan intonasi tepat, tatapan tajam, dan gerak tubuh yang ekspresif. Kalimat dan ekpresinya seolah menjadi mantra mujarab untuk membangkitkan semangat lawan bicaranya. Ribuan hati orang telah tergerak untuk mengubah nasib setelah mendengarkan Sukur bicara.

Dia menjelaskan, ada 3 parameter kesuksesan, yaitu kemandirian ekonomi, kesehatan, dan dicintai oleh orang lain. Orang sukses, menurut Sukur, selalu menggunakan akalnya untuk mencari solusi atas beragam permasalahan dan kemudian mengerjakannya. Sementara orang gagal, selalu menjadikan masalah sebagai alasan untuk lari terbirit-birit.

“Tapi yang terpenting adalah seberapa berarti hidup Anda bagi orang-orang yang Anda cintai,” kata pria kelahiran 14 Oktober 1968 ini.

Kunci untuk menjadi orang yang dicintai adalah pengabdian yang tulus. Sukur berkisah, semangat pengabdian yang ia miliki tidak lepas dari pengaruh keluarganya. Orang tuanya yang berasal dari Sumatra Utara adalah seorang guru yang sempat mengenyam pendidikan di Sumatera Barat, tempat Sukur dilahirkan. Masa kecilnya dihabiskan berpindah-pindah, mengikuti sang ayah yang keluar-masuk hutan di pedalaman Tapanuli untuk mendirikan sekolah. Sukur sendiri mengaku tidak ingat berapa banyak sekolah yang telah didirikan oleh ayahnya, namun yang pasti bekas murid sang ayah kini banyak yang menjadi orang.

Beres kuliah di Jurusan Teknik Mesin Universitas Sumatra Utara (USU), Sukur bekerja berpindah-pindah. Ini adalah bagian dari strategi untuk menambah pengetahuan dan memperluas jaringan kerjanya. Namun setelah bekerja menjadi “orang gajian” selama 13 tahun, ia merasa tidak dapat berkembang secara maksimal. Akhirnya, Sukur memutuskan untuk berwirausaha meskipun sempat terseok-seok pada permulaannya. Pilihannya tepat, dalam kurun lima tahun ia menjadi pengusaha sukses sekaligus motivator yang kerap diundang ke berbagai daerah untuk menyebarkan semangat.

Sumber: Harian Pikiran Rakyat

Artikel kesehatan ini dicari dengan kata kunci:sukur nababan, ir sukur nababan, syukur nababan, Ir syukur nababan, sukur nababan melia nature, top leader melia nature, top leader melianature, penghasilan sukur nababan, ir nababan, top leader melia nature indonesia, leader melia nature, profil sukur nababan, leader melianature, stockist melianature, SUKURNABABAN, ir sukur nababan melianature, ir sukurna baban, Profil ir sukur nababan, leader melia nature indonesia, top leader melia sehat sejahtera

5 thoughts on “Ir. Sukur Nababan Top Leader Nasional Melia Sehat Sejahtera

  1. Kepada Yth
    Bapak Sukur Nababan
    Di –
    Tempat

    saya mau tanya, mengapa ID saya sejak awal bulan November 2011 s/d sekarang masih ke blok, saya sdh memenuhi persyaratan yang di sarankan oleh leader saya (james lovel sirait), katanya pemblokiran ID saya sudah dibuka, tapi s/d hari ini masih belum bisa dibuka??….

    hormat saya,

    Hok Hing / INDGB0009E

  2. Upline saya (sugeng) mau tanya, mengapa ID saya sdh lebih 3 bln kok masih ke blok, saya sdh memenuhi persyarata yang di sarankan oleh upline saya, Gimana tanggung jawabnya Uplaine ya…?

  3. Bpk Ir. Sukur Nababan yg baik, mohon segera mengambil tindakan untuk oknum yang tidak bertanggung jawab tsb atas nama bxxxxx axxxxxxx (pekanbaru), karena oknum tsb telah mempengaruhi/meracuni jaringan saya atas nama eng ho & roy alias kok keng, untuk meng investasikan 5jt masuk ke jaringan oknum tsb dan tidak perlu kerja tinggal terima hasilnya, untuk eng ho disuruh daftarin orang tuanya atas nama tjoeng kon fa & roy alias kok keng disuruh juga daftarin anaknya winardi, belum termasuk laporan dari jaringan yg lainnya. atas perhatian & ketegasan dari Bpk Ir. Sukur Nababan saya ucapkan terima kasih.

  4. Menanggapi Bisnis ini, Harus Berperan aktif agar kita bisa maju, Semua usaha maupun apa pun yang ada di dalam kehidupan ini melalui proses, dmna proses tersebut membutuh kan usaha dan niat kita, Berfikir Positif dan Mencari jalan keluar atas masalah yang kita hadapi dalam Bisnis ini. salam sukses, mainkan..
    “Jika ingin Menjadi Kepala, Harus Menjadi Ekor dahulu”… mainkan….

  5. saya ingin menanggapi respon dari bapak ebet di bandung, kalau menurut saya Bp. Ir. Sukur Nababan punya maksud dan tujuan positif berkata keras seperti itu kepada para leader-leadernya, itu merupakan peringatan keras kepada semua leader agar mereka bisa menjalankan bisnis ini dengan benar dan transparan (tidak menghalalkan segala cara untuk mencapai kesuksesannya). Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× 8 = 16

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>