Bipolar Disoder

Apa Itu Bipolar Disorder?

Saat ini mungkin kita sering mendengar tentang gangguan bipolar. Apa itu bipolar disorder? gangguan bipolar merupakan gangguan mental dengan menyerang psikis seseorang dan biasanya ditandai oleh perubahan mood (mood swing) secara ekstrim. Setiap manusia mungkin pernah atau sering mengalami perubahan mood, namun perubahan mood yang dikatakan terlalu ekstrim juga bisa mengganggu dirinya sendiri ataupun lingkungannya. Misalnya, pada minggu awal seseorang sedang mengalami suasana hati yang baik akan tetapi tergolong over-exciting, namun dengan mengejutkan pada Minggu akhir ia mengalami depresi yang begitu berat sampai ada keinginan untuk melakukan hal-hal yang tak diinginkan.

Ilustrasi Google, Apa Itu Bipolar?

Bipolar disorder

Bipolar disorder (Ilustrasi/Getty Images)

Perubahan suasana hati pada penderita bipolar disorder sendiri terjadi dengan tiba-tiba yakni antara bipolar atau dua kutub berlawanan, seperti kesedihan dan kebahagiaan secara berlebihan dengan waktu yang tak pasti. Penderita bipolar ini biasanya mempunyai suasana hati yang mudah sekali berubah-ubah dengan drastis dan ekstrim. Secara medis, suasana hati yang meningkat dinamakan mania, dan di waktu yang ringan dinamakan hipomania. Kutub positif sendiri terdiri dari perilaku hipomania atau mania, yakni sebuah kondisi dari perasaan, pikiran hingga tingkah laku secara berlebihan.

Penderita bipolar disorder sendiri akan merasa dirinya paling pintar, menggampangkan setiap permasalahan, terlalu banyak ide, hingga menghasilkan sebuah pikiran positif yang berbentuk perasaan bahagia, terlihat paling menonjol dan tingkah laku berlebihan lainnya. Untuk level perilaku hipomania sendiri, penderita bipolar ini sebenarnya masih bisa dikendalikan, berbeda halnya bagi penderita bipolar level mania yang sudah tak bisa mengendalikan dirinya sendiri. Selain kutub negatif, ada kutub positif atau perilaku depresi yang menunjukkan keputusasaan, tidak memiliki ide, dan berpikiran negatif.

Umumnya orang yang sedang depresi akan diliputi oleh perasaan malas, perasaan sedih, lebih pendiam, tak bersemangat secara berlebihan, hingga tak ingin bersosialisasi terhadap lingkungannya.

Apa faktor penyebab Bipolar Disorder?

Sebenarnya, penyebab yang bisa menimbulkan seseorang terkena bipolar disorder sendiri cukup sulit untuk ditentukan. Gangguan ini bisa menyerang siapapun, tidak memandang jenis kelamin maupun usia. Hanya saja, berdasarkan fakta bahwa penderita bipolar lebih sering dialami oleh kaum wanita sebab wanita tergolong lebih ekspresif. Selain penyebab tadi, bipolar juga bisa merupakan gangguan genetik atau keturunan, biasanya terjadi di generasi ketiga ataupun lompat generasi. Selain itu gangguan bipolar bisa disebabkan oleh tingkat kecerdasan seseorang, di mana semakin kritis atau pintarnya seseorang maka akan semakin mudah terkena gangguan bipolar. Bipolar juga bisa disebabkan oleh stres yang terjadi pada kehidupan sosial seseorang, biasanya kehilangan orang tua, pasangan atau lain sebagainya.

Demikianlah penjelasan mengenai Bipolar Disoder, semoga bermanfaat.

data-ad-format="link">

Informasi ini masuk dalam bahasan:

- kata-kata mempromosikan BIPOLAR - kecerdasan bipolar - penyebab bipolar disorder


HATI-HATI Propolis dan Melia Biyang Palsu mengintai Kantong dan Nyawa Anda! Jangan Terkecoh harga MURAH, dan belilah HANYA pada Distributor Resmi

Dapatkan produk-produk ASLI dari Melia Sehat Sejahtera (MSS) sekarang juga


BISNIS MELIA SEHAT SEJAHTERA

Peluang bisnis dengan modal sekali seumur hidup, bonus dibayar harian, dan minimal POTENSI penghasilan Rp. 175.000,- per hari per titik usaha. Website ini dilengkapi dengan sistem pendaftaran dan follow up otomatis yang jarang dimiliki oleh pelaku MLM di Indonesia. Jangan tunda waktu Anda, bergabunglah dengan kami SEKARANG JUGA menjadi distributor Melia Sehat Sejahtera (MSS). Baca Keuntungan Menjadi Distributor Melia Sehat Sejahtera (MSS)


Tags: pengertian bipolar disorder

Share informasi tentang Bipolar Disoder ini bila bermanfaat.

Author: 
    No related post!

    Leave a reply "Bipolar Disoder"