Luka kaki pada penderita diabetesUlkus atau luka kaki dapat menjadi masalah yang sangat serius bagi penderita diabetes. Penting untuk menyembuhkan ulkus secepatnya.
Kerusakan saraf pada diabetes dapat mengurangi nyeri sehingga ulkus kaki kadang tidak menimbulkan rasa nyeri jadi sering diabaikan. Sejalan dengan waktu ulkus kaki atau gejala-gejala penyakit dapat merusak kaki secara serius.

Ulkus adalah luka terbuka pada permukaan kulit atau selaput lendir. Ulkus bisa dikatakan kematian jaringan yang luas dan disertai invasif kuman saprofit. Adanya kuman saprofit tersebut menyebabkan ulkus berbau, ulkus diabetikum juga merupakan salah satu gejala klinik dan perjalanan penyakit DM dengan neuropati perifer. Ulkus kaki diabetes (UKD) merupakan komplikasi yang berkaitan dengan morbiditas akibat diabetes mellitus.

Bagaimana menyembuhkan ulkus secara cepat? Ketika kita berjalan, setiap langkah seperti memukul ulkus dengan palu, untuk itu dapat dibantu dengan menggunakan tongkat ketiak (cructches), zimmer atau kursi roda untuk tidak membebani ulkus.
Bisa pula dilakukan dengan sepatu dan sol khusus, gips (cast plaster) atau alat penunjang (braces) yang dapat dilepas dapat mengurangi beban pada kaki, jika penting untuk berjalan sebentar.

Bagaimana mengobati ulkus Anda?

Berikut ini merupakan tanda-tanda bahaya dan pertanyaan yang harus selalu tanyakan ketika memeriksa kaki :

Jika jawaban terhadap pertanyaan di atas ya, sebaiknya kaki diperiksa setiap hari dengan dokter atau klinik kaki diabetik. (Sumber: TribunNews)

Selain memeriksakan kaki Anda (jika Anda menderita diabetes), atau jika kaki Anda luka karena diabetes, maka dianjurkan untuk mengonsumsi propolis.
Propolis mengobati luka akibat diabetes

Sharing is caring!

HATI-HATI Propolis dan Melia Biyang Palsu mengintai Kantong dan Nyawa Anda! Jangan Terkecoh harga MURAH, dan belilah HANYA pada Distributor Resmi

Dapatkan produk-produk ASLI dari Melia Sehat Sejahtera (MSS) sekarang juga

GRATIS ONGKIR HARI INI SAJA

4 Responses

  1. Tri: Tergantung tingkat keparahan diabetesnya, biasanya 3 kali sehari 7 tetes (diminum), dan juga dioleskan jika sudah ada luka pada penderita diabetes.

  2. Marsi: Soal dosis biasanya tergantung pengalaman masing-masing, ada yang mengonsumsi dengan dosis awal 5 tetes setiap jam. Jika mengalami reaksi mual dan muntah sampai menggigil tetap lanjutkan. Setelah 2 hari tingkatkan dosis menjadi 10 tetes setiap jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *