Rajin Sikat Gigi Dan Minum Propolis Kurangi Risiko Kanker - BISNIS MELIA SEHAT SEJAHTERA | Agen Propolis ASLI

Oleh Kim Hookem-Smith | Yahoo Lifestyle

Rajin Sikat Gigi dan Minum Propolis Kurangi Risiko Kanker 1Membersihkan gigi Anda dengan benar dapat mencegah kanker, menurut sebuah penelitian terbaru. Dengan sampel 1.390 orang, dari tahun 1985 hingga 2009, ternyata didapatkan hubungan antara kesehatan gigi dan kematian akibat kanker.

Dari 1.390 orang itu, 58 sudah meninggal dunia pada 2009. Dan 35 dari 58 orang itu meninggal karena kanker. Ternyata terungkap bahwa 35 orang tersebut memiliki jumlah plak gigi yang lebih tinggi dibandingkan sisa responden yang masih hidup.

Rata-rata usia yang meninggal karena kanker adalah 61 tahun pada wanita dan 60 tahun pada pria. Keduanya dianggap kematian prematur (terlalu cepat). Meski demikian, para peneliti belum bisa memastikan kaitan yang jelas antara buruknya kesehatan gigi dan kanker. Para peneliti juga tidak yakin apakah itu faktor sebab akibat atau tidak.

Tapi mereka juga mengemukakan satu kemungkinan. Jika orang dengan kesehatan gigi yang buruk juga memiliki kesehatan yang buruk secara umum dan memiliki banyak infeksi, maka ini juga dapat meningkatkan kerentanan tubuh terhadap kanker. Saat ini penelitian lebih jauh sedang dilakukan.

Tidak peduli apa pun hasilnya, jagalah selalu kesehatan gigi Anda, atau Anda akan menyesal!

Tak hanya sikat gigi, untuk mencegah kanker, sebaiknya Anda mengonsumsi propolis setipa hari. Lembaga Riset Kanker Columbia (1991) menyatakan, dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Pemakaian zat CAPE secara teratur selama enam bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.

Berdasarkan riset yang dilakukan di laboratorium Pengujian dan Penelitian Terpadu (LPT), propolis menghambat sel kanker HeLa (sel kanker serviks), Seha (sel kanker uterus), serta T47D dan MCF7(sel kanker p*yudara) dengan nilai IC50 berkisar 20 – 41µg/ml. artinya, propolis dosis 20 – 41µg/ml dapat menghambat aktivitas 50% sel kanker dalam kultur.

Sejalan dengan penelitian dr. woro Pratiwi, M.Kes., Sp.P.D., dari Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (FK UGM). Propolis yang diberikan selama satu bulan memiliki efek antikanker dalam organism hidup. Itu ditunjukkan dengan menurunnya aktivitas proliferasi (penggandaan) sel tumor kelenjar p*yudara pada mencit. Namun, efeknya masih lebih rendah dibandingkan dengan pada mencit yang diberikan obat kanker standar, doksorubisin.

Polifenol dan flavonoid, sebagian senyawa yang terkandung dalam propolis, kemungkinan berperan menghambat proliferasi sel kanker. Menurut Dr. Edy Meiyanto dari Fakultas Farmasi UGM, flavonoid biasanya mempunyai struktur khas yang mampu menghambat protein kinase yang digunakan untuk proliferasi sel. Jika protein kinase ini dihambat, proses fisiologi sel pun terhambat sehingga sel melakukan apoptosis alias membuat program bunuh diri.

Menurut Prof. Dr. Mustofa, M.Kes., Apt. dari Bagian Farmatologi dan Toksikologi FK UGM, senyawa golongan flavanoid dan pelifenol yang ada dalam propolis juga memiliki efek antioksidan dan antitrombositopenia. (Pikiran Rakyat)

HATI-HATI Propolis dan Melia Biyang Palsu mengintai Kantong dan Nyawa Anda! Jangan Terkecoh harga MURAH, dan belilah HANYA pada Distributor Resmi

Dapatkan produk-produk ASLI dari Melia Sehat Sejahtera (MSS) sekarang juga

Write a Comment

*